Mengenal Coffee Grinder

Untuk menghasilkan bubuk kopi dengan tekstur tertentu, Anda membutuhkan sebuah coffee grinder yang tepat. Mesin ini merupakan penggiling otomatis yang dapat menggiling kopi dalam waktu yang singkat, berbeda dengan penggilingan kopi manual. 

Menggunakan grinder, hasil gilingan lebih lembut dan merata daripada penggilingan manual. Selain digunakan di kedai kopi dan kafe, grinder kopi juga cocok untuk digunakan di rumah. 

Jenis-Jenis Coffee Grinder

Grinder kopi mempunyai beberapa jenis dengan mekanisme yang berbeda dalam menghasilkan bubuk kopi. Karena mekanisme kerja mesin berbeda, rasa kopi yang dihasilkan pun berbeda. Berikut ini jenis-jenis grinder yang bisa Anda pilih sesuai selera.

1. Grinder Kopi Manual

Lihat katalog produk disini.

Grinder manual mengandalkan tangan dalam menghaluskan biji kopi, sehingga Anda dapat menentukan sendiri tingkat kehalusan kopi yang digiling. Keunggulan grinder manual, yaitu mampu menjaga kesegaran aroma biji kopi selama proses penggilingan. 

Grinder kopi manual sangat cocok untuk Anda yang beralih dari kopi instan. Alat ini tersedia dalam berbagai desain yang unik. Karena prosesnya memakan waktu lama dan kapasitasnya hanya sedikit, grinder manual tidak cocok untuk menyajikan kopi dalam jumlah banyak.

2. Grinder Kopi Elektrik

Rancilio - Coffee Grinder MD 40 ST

Lihat katalog produk disini.

Grinder elektrik menggunakan tenaga listrik sehingga pengerjaan menghaluskan biji kopi lebih praktis dan efektif. Mesin ini juga mampu memproses biji kopi dalam jumlah cukup banyak, sehingga sesuai digunakan di kedai. 

Ukuran grinder elektrik umumnya cukup besar, sehingga Anda harus memberikan tempat khusus yang sesuai untuk meletakkannya.

3. Burr Grinder

Burr grinder merupakan penggiling yang dilengkapi dengan dua pelat penggiling dengan roda bergerigi untuk menghancurkan biji kopi. Gilingan mortar mampu menghasilkan bubuk kopi dengan kehalusan yang konsisten.

Alat ini juga dapat mengekstrak minyak dalam biji kopi dengan sempurna sehingga rasa yang dihasilkan sangat maksimal. Satu kekurangan yang dimiliki oleh grinder jenis ini ialah harganya cukup mahal, sebanding dengan kemampuannya.

4. Blade Grinder

Blade grinder ialah penggiling yang menggunakan mata pisau untuk memotong biji kopi secara berulang hingga menjadi bubuk halus. Di pasaran, grinder ini dijual dalam dua jenis pisau, yaitu flat type atau pisau lurus dan conical type atau pisau melingkar. 

Kemampuan lain dari blade grinder selain menghaluskan kopi ialah menaikkan suhu biji kopi sehingga kehalusan dan rasa kopi lebih maksimal. Meskipun tidak dapat menghasilkan konsistensi hasil gilingan sebaik burr grinder, harga mesin ini lebih terjangkau.

Merawat Coffee Grinder

Mesin grinder kopi memerlukan perawatan sebagaimana mesin pengolahan pangan yang lain. Setidaknya, perawatan dan pembersihan rutin dilakukan sebanyak dua kali dalam sebulan atau tergantung pemakaian mesin itu sendiri. 

Untuk mesin grinder kopi burr dan blade, bagian terpenting dari perawatan adalah memastikan mortar atau mata pisaunya tahan lama serta menjaga kenikmatan kopi yang dihasilkan. 

Sebelum membersihkan grinder, pastikan tidak ada biji kopi di dalam hopper, sehingga biji tidak berjatuhan ketika Anda melepas hopper. Setelah hopper dilepaskan, lepaskan pula burr grinder. Bersihkan sisa-sisa ampas kopi yang menempel pada burr.

Bersihkan bagian dalam mesin dengan kuas yang panjang atau gunakan vacuum untuk mengangkat sisa ampas kopi yang menempel. Bersihkan juga bagian dosing chamber dengan kuas, hingga benar-benar bebas dari ampas dan kotoran. 

Jika mesin dirasa sudah bersih, pasang kembali burr dengan benar. Mesin pun siap digunakan kembali. 

Setelah mengetahui jenis-jenis dan cara perawatan coffee grinder, saatnya memilih alat yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Nikmati pengalaman baru mengolah kopi di rumah Anda.

Leave a Reply