Aeropress merupakan salah satu alat pembuat espresso modern. Alat yang diciptakan pada tahun 2005 oleh Alan Adler ini diklaim mampu menghasilkan konsentrasi espresso yang pekat. 

Salah satu hal yang menonjol dari mesin ini adalah temperatur air yang digunakan untuk menyeduh. Menggunakan aeropress, Anda harus memastikan suhu air tepat 80 derajat celcius agar ekstraksi kopi lebih lembut. 

Berbeda dengan French press atau pour over yang memerlukan suhu antara 92 hingga 95 derajat. Menurut pembuatnya, suhu rendah dan waktu brewing singkat mampu mengurangi tingkat keasaman kopi.  

Aeropress mempunyai dua bagian penting yaitu chamber dan plunger. Chamber merupakan tempat untuk melakukan brewing, sedangkan plunger merupakan bagian untuk menekan kopi melalui filter. 

Alat ini juga dilengkapi dengan stirring stick, filter kertas, sendok ukur, dan funnel. Secara fisik, tampilannya seperti alat suntik berukuran besar.

Cara Menggunakan Aeropress 

Aeropress cocok untuk menghasilkan kopi dengan hasil yang sekuat espresso. Alat ini juga mudah dibersihkan, tetapi kurang sesuai untuk membuat kopi dalam jumlah banyak. 

Untuk menghasilkan secangkir kopi dengan aeopress, Anda memerlukan filter kertas, grinder kopi, bubuk kopi, timbangan atau sendok takar, ketel, dan cangkir. 

Kemudian untuk membuatnya, lakukan langkah berikut:

  • Panaskan air hingga 80-85 derajat Celcius.
  • Giling kopi dengan grinder sekitar 20gram atau sesuai selera untuk ukuran satu cangkir kopi. Perbandingan kopi dan air idealnya 1:10, tetapi dapat disesuaikan dengan keinginan Anda. 

  1. Pasangkan kertas filter, bilas terlebih dahulu dengan air panas. Pasangkan filter ke chamber dan letakkan langsung di atas cangkir. Gunakan cangkir atau mug yang kuat karena nantinya akan ditekan.
  2. Masukkan bubuk kopi pada chamber, letakkan di atas cangkir. Setelah itu, tuangkan air panas kira-kira 200ml atau lihat indikator angka. Anda bisa juga menggunakan plunger sebagai pengukur. 
  3. Aduk kopi sekitar 10 detik atau menurut perkiraan Anda sendiri. 
  4. Sesudah diaduk, tunggu selama sekitar 30 detik, lalu tekan plunger dengan tangan secara perlahan. Semakin halus gilingan kopi, tekanan yang dibutuhkan akan semakin berat. Setelah plunger sampai di ujung, cabut, dan kopi pun siap untuk diminum. 

Anda dapat menuangkan air sekaligus atau bertahap. Di awal, tuangkan air sekitar 30% dari jumlah keseluruhan. Seduhan yang pertama berfungsi untuk proses blooming pada biji kopi, biarkan sekitar 30-40 detik setelah diseduh. 

Tuangkan sisa air ke dalam aeropress di atas gelas saji. Anda dapat menghabiskan semua cairan di dalamnya atau menyisakan sedikit air saat tinggal tersisa 40-50gram untuk memberikan sensasi rasa berbeda.

Untuk menghasilkan kopi dengan aeropress hanya memerlukan waktu sekitar dua menit saja. Jika terlalu lama, suhunya akan turun dan memengaruhi rasa kopi yang dihasilkan.

Membuat Kopi dengan Inverted Method

Selain cara seduh biasa seperti yang dijelaskan di atas, ada metode lain yang bisa Anda coba yaitu inverted method. Caranya, dengan membalikkan aeropress sehingga plunger berada di bawah dan filter cap di atas. 

Ketika kopi dan air sudah dimasukkan dan ditutup dengan filter cap, balikkan aeropress dan letakkan di cangkir, lalu tekan.

Metode terbalik ini akan menghasilkan rasa yang lebih nikmat. Untuk membuktikannya, Anda dapat mencoba kedua cara dan memilih mana teknik yang dapat menghasilkan rasa lebih enak. Anda pun dapat bereksperimen dari jenis kopi dan tingkat kehalusan gilingan yang berbeda. 

Keunggulan Alat Kopi Aeropress

Aeropress memiliki beberapa keunggulan. Salah satu keunggulan utama aeropress yaitu harganya terjangkau dan dijual dalam satu paket. Selain itu, proses penyeduhan kopi juga singkat, hanya memakan waktu satu hingga dua menit saja. 

Alat ini juga dapat mengurangi keasaman kopi dengan memberikan tekanan sehingga ekstraksi biji kopi lebih merata sehingga hasilnya kopi akan lebih kaya rasa. 

Metode ini dapat mengurangi keasaman hingga 20 persen. Jadi, kopi dengan metode Aeropress sangat cocok untuk Anda yang kurang menyukai rasa asam pada kopi. 

Kekurangannya, kapasitas Aeropress untuk membuat kopi terbatas dan menggunakannya memerlukan tenaga ketika menekan. Selain itu, ada bagian yang mudah rusak, misalnya pada bagian seal karetnya.

Leave a Reply